Legal Protection for Children as Victims of Homicide Committed by Stepparents from the Perspective of Indonesian Criminal Law
DOI:
https://doi.org/10.62568/jomn.v3i1.771Keywords:
Child Protection, Criminal Law, Homicide, Stepparent ViolenceAbstract
Cases of violence against children in domestic settings continue to rise, with some escalating into severe crimes such as homicide. Homicide committed by a stepparent represents a particularly grave form of violence, highlighting the structural vulnerability of children within family environments. This study examines the legal protection afforded to child victims of such crimes within the framework of Indonesian criminal law. Employing a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, the research analyzes primary legal sources, including the Kitab Undang-Undang Hukum Pidana and the Child Protection Law, supported by secondary materials such as legal scholarship and relevant court decisions. The findings reveal that, while Indonesian criminal law imposes stringent penalties for homicide, existing legal frameworks remain insufficient in addressing the specific vulnerabilities of child victims in intra-family contexts. This study argues for an expanded interpretive approach that integrates child protection principles, substantive justice, and deterrence. It proposes that the stepparent–child relationship be explicitly recognized as an aggravating factor in sentencing, reflecting the breach of trust and heightened moral culpability. This article contributes to the development of a more victim-centered and context-sensitive criminal law framework by advocating strengthened law enforcement, doctrinal refinement, and preventive strategies to ensure comprehensive protection for children and reduce the recurrence of such crimes.
References
Akmal, Jafar, M., & Lawang, K. A. (2023). Kekerasan Seksual Anak Dan Kebiri Kimiawi Perspektif Maqashid Syariah. In Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia (Vol. 11, Issue 1). Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia.
Ardhan, A. (2023). Penegakan Keadilan Restoratif dalam Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Hukum Dan Kesejahteraan Universitas Al Azhar Indonesia, VIII(2), 72–80.
Bakhtiar, Y. (2019). Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Tindak Pidana Anak Pada Tingkat Penyidikan. Legitimasi, 8(I), 46–59. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22373/legitimasi.v8i1.6439
Bayu Wicaksono, A., & Son Ashari, W. (2024). Analisis Perlindungan Islam Terhadap Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Tinjauan Maqashid Syariah. Rayah Al-Islam, 8(3), 888–904. https://doi.org/10.37274/rais.v8i3.1027
Fiteriana, H. (2023). Urgensi Penerapan Batas Usia Perkawinan di Indonesia Perspektif Sadd Adz-Dzari’ah dan Maqashid Syari’ah. Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam, 4(1), 123–132. https://doi.org/10.15575/as.v2i2.14327
Fitriani, N. A. (2019). Tinjauan Hukum Islam dan Positif Terhadap Perlindungan Perempuan dalam Proses Perceraian: Studi Kasus Dr. Letty. Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam, 9(1), 57–81.
Ghazali, M. Al. (2016). Perlindungan terhadap Hak-hak Anak Angkat dalam Pembagian Harta Waris Perspektif Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan Hukum Islam. Jurnal Ahwal Syakhsiyyah (QIYAS), 1(1), 102--[informasi tidak lengkap].
Handayani, R., Fadli Faisal R, M., & Amir, A. (2024). Membongkar Kedalaman Kriminalitas: Analisis Ilmiah Pembunuhan Terhadap Orang Tua Tiri. Jurnal Litigasi Amsir, 11(2), 166–173.
Ibnu Abidin;, & Rohmah, S. N. (2019). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pembunuhan Anak Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan Hukum Islam. Jurnal Sosial Dan Budaya, 9(2), 389–402. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i6.42135
Idham. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Istri Dalam Hukum Positif Islam Di Indonesia (Studi Aplikasi Hak Asasi Manusia). Varia Bina Civika: Majalah Fakultas Hukum Untan, 75(XXIX), 41–51.
Karimuddin, K., & Abdullah, A. (2021). Child Sustenance After Divorce According To Fiqh Syafi’Iyyah. In Proceeding International Seminar of Islamic Studies, 2(1), 101–107. https://doi.org/10.3059/insis.v2i1.6220
Karimuddin. (2017). Upaya Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Menurut Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. SINTESA, 17(1), 149–161.
Karimuddin. (2019). Nafkah Anak Pasca Perceraian Orang Tua Menurut Fiqh Al-Syafi’iyah. Jurnal Al-Fikrah, 20(1), 105–132.
Karimuddin Abdullah. (2015). Tindak Pidana Pelaku Trafiking. Jurnal Al-Fikrah, 4(2), 203–21673. https://ejournal.iaialaziziyah.ac.id/index.php/jiaf/article/view/384
Khumaera, I. A., Hannani, & Rusdi, A. (2023). Analisis Fiqhi Jinayah terhadap Perlindungan Hukum Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga. Delictum: Jurnal Hukum Pidana Islam, 1(2), 129–147.
Lubis, M. R., & Putra, P. S. (2021). Pemidanaan Terhadap Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum. Jurnal Usm Law Review, 4(1), 226–240. https://doi.org/10.26623/julr.v4i1.3354
Malau, P. (2023). Tinjauan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru 2023. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 837–844. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2815
Museum, M. F. (2019). Rancangan Undang-Undang KUHP. 45(45), 95–98.
Ningrum, M. P. A. (2015). Analisis Tindak Pidana Pembunuhan Anak Yang Dilakukan Oleh Ibu Kandung. Jurnal Recidive, 3(2), 133–140.
Nugraheni, A. S. C., C, D. T., & Luthfiyah, Z. (2013). Komparasi Hak Asuh dan Hak Nafkah Anak dalam Putusan- Putusan Perceraian di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Kota Surakarta. 2(3), 61–70.
Nurhabibi, Pinem, S., & Rahman, M. A. (2024). The Racial Justice Dilemma : Examining the Enforcement of Capital Punishment in Contemporary Legal Systems. Journal of Mujaddid Nusantara, 1(1), 29–37. https://doi.org/10.62568/jomn.v1i1.111
Perdagangan, D. (2019). Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pekanbaru, Laporan Tahunan Keluarga dan Perlindungan Sosial, 2023.
Prayogi, A., Lawang, K. A., Djunaidi, Nugroho, R. S., Septiandani, D., Aisyah, S., Dahliani, S., Sudrajat, S. A., & Hilmy., M. (2025). Fiqih Dan Hukum Islam. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Putri;, Putu Karina, I. W. B. S. L. (2023). Penegakan Hukum Pidana Berdasarkan Aspek Keadilan di Indonesia. Jurnal Kertha Negara, 11(3), 317–325.
Rahmi, N. (2023). Hukum Pidana Indonesia dan Relevansinya dengan Hukum Pidana Islam. Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 23(1), 1–18.
Sainul, A. (2018). Konsep Keluarga Harmonis dalam Islam. Jurnal Al-Maqasid, 4(1), 86–98.
Saputro, A. E., & Bangsawan, M. I. (2025). Analisis Yuridis Kedudukan Anak Angkat Dan Anak Kandung Dalam Pembagian Waris. Eprints, 1–23. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/133227
Sari, N. Y. (2018). Perbandingan Perlindungan hukum Anak Angkat Setelah Pengangkatan Anak Melalui Penetapan Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama. Privat Law, VI(2), 265–270.
Sirait, S. C. (2017). Tanggung Jawab Pemerintah Untuk Memberikan Pendidikan Kepada Anak Terlantar Dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Anak. De Lega Lata, 2(1), 158–182.
Sukardi Didi. (2015). Kajian Kekerasan Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif. Mahkamah, 9(1), 41–49.
Sukris Sarmadi, A., Huzaimah, A., Jalaluddin, J., Lahmudinur, L., Bambang Nugraha, A., & Abdullah Lawang, K. (2023). Criminal Liability of Children from the Perspective of Islamic Law and Positive Law in Indonesia. AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman, 10(1), 116–127. https://doi.org/10.33650/at-turas.v10i1.5497
Toni, R. (2022). Perlindungan Hak Pendidikan bagi Anak Perspektif Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2008. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 1984–1989.
Wardani, A. K., Suhariadi, F., & Sugiarti, R. (2022). Dampak Perceraian Terhadap Perilaku Sosial Anak. Kewarganegaraan, 6(2), 2684–2690.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhabibi Nurhabibi, Eti Yusnita, Sauri Sauri, Hermanto Hermanto, HM. Ridlwan Hambali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















